Selamat Datang Hujan
Apa kabar cinta..??? apa kabar rindu...??? asa ini menjelma bersamamu. Yah ragamu terlalu jauh untuk kugapai. Namun penantian
ini untuk selalu menguatkanku.
Selamat datang hujan,
Kusambut hangatmu dengan hangatnya air , yang mengalir dari
kantong mataku.
Selamat datang sang hujan yang akhir-akhir ini kerap
menemani malamku. Bersamanya bermunculan memoar satu-satu seperti sore ini.
Aku merekatkan jaket yang kupakai, sembari menatap butiran
hujan yang berjatuhan dari atas genteng.
Selamat datang hujan yang masih malu-malu menemaniku. Temanilah
sepi yang kubangun diruangan ini. Hanya berteman suara gemercikan hujan yang
berjatuhan.
Sesekali aku mencuri mega senja yang kelabu. Berharap disana
ada sosok bayangmu yang begitu jauh. Sangat jauh yang sekedar kulihat
senyumnya.
Rindu yang kuperjuangkan akan selalu hadir untuk menemani
perjuanganmu.
Rabbie...kuatkan aku dan jalan yang berliku ini menjadi
mudah untuk dilewati.
Dan pada masanya tiba pertemukan kami dengan saling
meluapkan rindu yang membuncah didada masing-masing.
Aku merinduimu dengan segenap jiwaku. Seperti sang hujan
merindui pelangi ketika ia reda.
03.22
|
Label:
Karyaku
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog List
Jumlah Pengunjung
Blogroll
About
Sumber : http://fatholthearseko.blogspot.com/2012/08/kumpulan-jam-islami.html#ixzz2UXFRyhZU
Blogger templates
https://a1.sndcdn.com/images/default_avatar_large.png?9556ac0
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
-
Dikeheningan malam. Tanpa cahaya bulan. Kutatap langit tampak kelam. Kini malam tak seperti biasa. Begitupun pelita mendekap sun...
-
Jika setiap puisi adalah do’a Aku harap ini adalah puisi. Kristal bening berjatuhan, saat mengadahMu. Ku tak ingin malam ini cepat b...
-
Sayang, sejauh ini kurasakan do’amu selalu ada untuk bathinku. penguat melawan lelah, melawan malas. dan cahaya saat kegelapan tiba. i...
-
Sore ini hujan turun perlahan menyirami bumi rafflesiaku yang beberapa hari ini terik sungguh menyengat mentari. Hujan maghrib ini kusambu...
-
Sebenarnya setiap malam aku menulang Rasa Berjalan di antara pelita langit Segalanya gelap, beringsut lalu menghilang Terbit seutas c...
-
Gemuruh jiwa aku beringsut Badai menerpa, kapal tetap berlayar Hempasan gelombang, hampir tak sanggup aku berdiri. Hanyut bersama c...
-
Jika kau menginginkan aku sesempurna bidadari. Maka aku tak sesempurna itu. Jika kau menginginkan gelimangan harta. Maka itupun t...
-
Sore tak seperti biasa, warna jingga tak kutemui dalam pancaran mega senja. Aku mengayunkan kaki di antara krikil yang kulalui. Denga...
-
Siang yang sungguh membakar. Seperti tidak ingin memberi ampun kepada sesiapa yang sedang berada diluar rumah. Aroma keringat tercium...
-
Aku tak tau Apa yang harus aku katakan. Aku bingung Bagaimana aku mengungkapkannya. Sungguh... Lebih-lebih apa yang harus kulaku...
Blog Archive
About Me
- Unknown

0 komentar:
Posting Komentar
Komentar Sahabat