Sepi dalam retak takdir
Gemuruh jiwa
aku beringsut
Badai menerpa,
kapal tetap berlayar
Hempasan gelombang,
hampir tak sanggup aku berdiri.
Hanyut bersama
cakrawala jingga.
Angin menyepi
Aku terduduk
letih sepi
Sendiri aku
tertinggal disini
Karena setengah
jiwaku telah terbang bersamamu
Bahkan aku
lupa, sudah berapa juta rinduku melewati sepi
Dan setiap
menit dan detikku sepi dalam retak takdir-Mu.
11.50
|
Label:
Karyaku
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog List
Jumlah Pengunjung
Blogroll
About
Sumber : http://fatholthearseko.blogspot.com/2012/08/kumpulan-jam-islami.html#ixzz2UXFRyhZU
Blogger templates
https://a1.sndcdn.com/images/default_avatar_large.png?9556ac0
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
-
Dikeheningan malam. Tanpa cahaya bulan. Kutatap langit tampak kelam. Kini malam tak seperti biasa. Begitupun pelita mendekap sun...
-
Aceh, 12-12-2012 Matahari mulai mengintip malu-malu dari jendela kamarku. Malamnya aku hampir tidak bisa memejamkan mata, karena me...
-
Sayang, sejauh ini kurasakan do’amu selalu ada untuk bathinku. penguat melawan lelah, melawan malas. dan cahaya saat kegelapan tiba. i...
-
Jika kau menginginkan aku sesempurna bidadari. Maka aku tak sesempurna itu. Jika kau menginginkan gelimangan harta. Maka itupun t...
-
Bahagia itu sederhana. Seperti saat ini hadirnya dirimu disisiku. Penyempurna separuh hidupku. Karena bahagia itu kamu. Sayang.....
-
Jika setiap puisi adalah do’a Aku harap ini adalah puisi. Kristal bening berjatuhan, saat mengadahMu. Ku tak ingin malam ini cepat b...
-
Siang yang sungguh membakar. Seperti tidak ingin memberi ampun kepada sesiapa yang sedang berada diluar rumah. Aroma keringat tercium...
-
Ruang itu bernama Rindu... Entah mengapa, tiba-tiba senja itu berubah membisu. Dan perasaan ini tak menentu. Seringai bayang menje...
-
Tahukah kamu aku sungguh merindu. Tanpa jeda. Bahkan tanpa kata. Rindu selalu bersayap. Selalu merentas jarak. Tahukah k...
-
Sore tak seperti biasa, warna jingga tak kutemui dalam pancaran mega senja. Aku mengayunkan kaki di antara krikil yang kulalui. Denga...
Blog Archive
About Me
- Unknown
0 komentar:
Posting Komentar
Komentar Sahabat