Senandung Rindu
Aku ingin pulang
kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi
Di setiap matahari pergi, s'lalu saja terlihat saat kau berjalan meninggalkanku
meninggalkan seribu rindu,
yang entah kapan berakhir penantian ini.
untuk segera kita bertemu, meluapkan cinta yang tersimpan didada.
Kunikmati kesepian, kesendirian ini.
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati.
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui muara yang ia cari.
kanda...,
telah kubingkai namamu didalam hatiku
tak bosan kusebut, ketika kumenghadap Rabbku.
setiap malamnya hati ini selalu bersenandung rindu untukmu.
seperti purnama yang senantiasa cahayanya selalu menanti.
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi
Di setiap matahari pergi, s'lalu saja terlihat saat kau berjalan meninggalkanku
meninggalkan seribu rindu,
yang entah kapan berakhir penantian ini.
untuk segera kita bertemu, meluapkan cinta yang tersimpan didada.
Kunikmati kesepian, kesendirian ini.
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati.
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui muara yang ia cari.
kanda...,
telah kubingkai namamu didalam hatiku
tak bosan kusebut, ketika kumenghadap Rabbku.
setiap malamnya hati ini selalu bersenandung rindu untukmu.
seperti purnama yang senantiasa cahayanya selalu menanti.
07.40
|
Label:
Cerita hati.,
Cerita hati. Harapan,
Ceritaku
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog List
Jumlah Pengunjung
Blogroll
About
Sumber : http://fatholthearseko.blogspot.com/2012/08/kumpulan-jam-islami.html#ixzz2UXFRyhZU
Blogger templates
https://a1.sndcdn.com/images/default_avatar_large.png?9556ac0
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
-
Dikeheningan malam. Tanpa cahaya bulan. Kutatap langit tampak kelam. Kini malam tak seperti biasa. Begitupun pelita mendekap sun...
-
Aceh, 12-12-2012 Matahari mulai mengintip malu-malu dari jendela kamarku. Malamnya aku hampir tidak bisa memejamkan mata, karena me...
-
Sayang, sejauh ini kurasakan do’amu selalu ada untuk bathinku. penguat melawan lelah, melawan malas. dan cahaya saat kegelapan tiba. i...
-
Jika kau menginginkan aku sesempurna bidadari. Maka aku tak sesempurna itu. Jika kau menginginkan gelimangan harta. Maka itupun t...
-
Bahagia itu sederhana. Seperti saat ini hadirnya dirimu disisiku. Penyempurna separuh hidupku. Karena bahagia itu kamu. Sayang.....
-
Jika setiap puisi adalah do’a Aku harap ini adalah puisi. Kristal bening berjatuhan, saat mengadahMu. Ku tak ingin malam ini cepat b...
-
Siang yang sungguh membakar. Seperti tidak ingin memberi ampun kepada sesiapa yang sedang berada diluar rumah. Aroma keringat tercium...
-
Ruang itu bernama Rindu... Entah mengapa, tiba-tiba senja itu berubah membisu. Dan perasaan ini tak menentu. Seringai bayang menje...
-
Tahukah kamu aku sungguh merindu. Tanpa jeda. Bahkan tanpa kata. Rindu selalu bersayap. Selalu merentas jarak. Tahukah k...
-
Sore tak seperti biasa, warna jingga tak kutemui dalam pancaran mega senja. Aku mengayunkan kaki di antara krikil yang kulalui. Denga...
Blog Archive
About Me
- Unknown

0 komentar:
Posting Komentar
Komentar Sahabat